Tag

, , , , , , ,


Sejak Jokowi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, frase Revolusi Mental cukup menggema di kalangan masyarakat Indonesia. Namun apakah kita sudah tahu dan paham apa itu Revolusi Mental? Mungkin uraian berikut dapat menambah wawasan para pembaca. Yuk!

Revolusi Mental

     Sesuai Instruksi Presiden (Inpres) 12 tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), Revolusi Mental adalah gerakan sosial untuk mengubah pola pikir, caea pandang, sikap – sikap, nilai-nilai dan perilaku bangsa Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yang daulat, mandiri dan berkepribadian.

 

 

Main Banner GNRM

     Ada tiga nilai utama yang diusung dalam GNRM yakni Integritas, Etos Kerja dan Gotong Royong. Tiga nilai ini dikembangkan lagi ke dalam 5 Program GNRM dengan perwujudannya dalam sejumlah aksi nyata.

5 Program GNRM

  • Gerakan Indonesia Melayani – Sebuah aksi nyata dari pihak pemerintah dalam optimalisasi pelayanan publik. Contohnya adalah pembuatan aplikasi pelayanan publik berbasis IT, peningkatan pelayanan dengan senyum sapa dan salam, keterbukaan informasi publik yang jelas dan tegas seperti informasi terkait pengurusan ktp, sim atau surat nikah serta perbaikan sistematika pengaduan masyarakat.
  • Gerakan Indonesia Bersih – Sebuah gerakan untuk peduli kebersihan baik kebersihan diri atau lingkungan. Tidak buang sampah sembarangan, membiasakan cuci tangan, membangun sistem pengolahan sampah dan hemat penggunaan sumber daya air adalah beberapa contoh dari gerakan ini.
  • Gerakan Indonesia Tertib – Sebuah gerakan untuk menaati peraturan yang berlaku dan mengubah sesuatu hal yang salah yang sudah dianggap benar di masyarakat. Contoh sederhananya adalah tidak berkendara di trotoar karena fasilitas tersebut adalah hak pejalan kaki. Tidak pula melawan arus saat berkendara atau berboncengan tiga. Hal-hal seperti ini sederhana namun sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari.
  • Gerakan Indonesia Mandiri – Sebuah gerakan untuk menjadikan bangsa Indonesia mandiri dalam berbagai sektor. Mulai mencintai dan menggunakan produk dalam negeri adalah salah satu sikap yang bisa dilakukan. Pun bisa dengan menyelenggarakan pagelaran seni dan budaya agar kita tetap menjadi bangsa Indonesia yang mandiri dan tidak kehilangan identitasnya.
  • Gerakan Indonesia Bersatu – Sesuai sila ke-3 Pancasila, gerakan ini dilakukan untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Mulailah dengan saling menghargai perbedaan yang ada di negara ini dan senantiasa menjaga suasana tetap kondusif dalam damai.

Lalu bagaimana sosialisasi GNRM dari pemerintah terhadap masyarakatnya?

     Di zaman teknologi sekarang ini, media sosial menjadi penting. Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) selaku “pemegang lisensi” GNRM, memanfaatkan media sosial untuk memasyarakatkan gerakan ini.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

     Dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan di Hotel Holiday Inn Pasteur Bandung pada 24 Juli 2017 lalu, Kemenko PMK yang bekerja sama dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menjelaskan bagaimana perilaku bijak di sosial media sebagai salah satu upaya mendukung Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Bijak di Media Sosial

     Bicara media sosial tidak akan ada habis-habisnya. Pada prinsipnya sifat media sosial adalah netral. Bisa menjadi positif atau negatif tergantung pengguna mengarahkannya. Banyaknya penyebaran fitnah dan berita bohong serta melakukan ujaran kebencian adalah beberapa contoh tindakan negatif di media sosial.

    Sebagai pengguna yang mendukung GNRM kita wajib bijak di media sosial. Bagaimana langkah – langkah konkretnya?

Berikut beberapa contoh positif di media sosial

  • Mencari informasi / pengetahuan yang bermanfaat dan dari sumber yang bisa dipercaya.
  • Jadikan sosial media untuk memperluas networking atau pertemanan baru.
  • Berbagi kisah inspiratif atau motivasi.
  • Memberikan akreditasi atau menuliskan sumber apabila kita membagikan informasi dari sumber lain di media sosial kita.
  • Selalu cek kebenaran dari setiap informasi yang kita terima
  • Jangan mudah menyebarkan berita jika belum terbukti kebenarannya dan atau sumbernya tidak valid.
  • Lakukan interaksi yang positif sesama teman di sosial media

     Nah, khusus para pelajar jika sudah paham mengenai GNRM pun juga sudah mengerti bagaimana menjadi bijak di sosial media, Kemenko PMK menyelenggarakan Kompetisi #AyoBerubah2017 yang tentunya melibatkan media sosial.

Banner Kompetisi Ayo Berubah 2017

Kompetisi GNRM

Kompetisi Ayo Berubah 2017

Syarat & Ketentuan Kompetisi #AyoBerubah2017 (sumber: Kemenko PMK)

     Silakan teman-teman ikuti kompetisinya dan manfaatkan media sosial untuk mendukung Gerakan Nasional Revolusi Mental yang sudah dicanangkan oleh pemerintah. Tanpa gerak nyata, apalah artinya sebuah program.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

Iklan