Tag

, , ,


Film dan Eksistensi Blogger
Kurang lebih tahun 2004, itulah pertama kali saya memulai blog. Masih zaman-zamannya pake Multiply. Mengusung taglineHanya Ingin Berbagi”, tujuan saya ngeblog hanyalah mengabadikan gagasan apapun dalam sebuah tulisan. Kalau ada yang tahu alamat http://www.raflyarsyah.multiply.com yupz itu saya. Tapi, siapa juga yang tahu, eike kan nggak femes (baca: terkenal) heheeh.

     Entah kenapa saya pake nama raflyarsyah tapi yang jelas sich dulu memang pada hobbynya tuh pake nama samaran gitu-gitu lah. Nah, di raflyarsyah ini tulisan saya memang tidak jauh pasti seputar film, musik, entertainment, award, internet, IT dan sesekali ikutan lomba. Hm… meski blog itu bersifat personal alias pribadi, tapi saya jarang bahkan cenderung tidak pernah cerita masalah personal yang memang tidak untuk dikonsumsi orang banyak. Lain halnya misal dengan saya berbagi aktivitas apa saja yang biasa saya lakukan selama berinternet. Nah, postingan ini yang mengantarkan saya juara favorit di Bhinneka Blog Competition 2011.

Bhinneka Blog Competition 2011

     Lupakan saja Multiply yang sudah hilang di telan bumi bersamaan dengan seluruh masterpiece postingan saya yang juga ikut terkubur. Mari kita fokus pada salah satu tema tulisan saya yakni Film.

Sejauh kujelajahi dunia, menatap mendengarkan dan merasakan hidup. Alah, kok jadi nyanyi. Itu kan lirik lagu, hayo ada yg tahu? Xixixi.

     Maksud hati adalah sejauh kujelajahi kilas balik saya suka film mungkin sekitar awal tahun 2000an ketika happening Petualangan Sherina. Masih inget 15X mungkin saya nonton film tersebut. Entah kenapa dari situ sampai sekarang saya senang nonton film, dan parahnya Film Indonesia brow, yang bagi sebagian orang mungkin kuno. Hahhahhahah.

     Film Indonesia, bagi saya sudah bagaikan jantung. Tak berdetak dan takkan hidup jika saya absen pergi ke bioskop. Nah, ketika mulai mengenal blog itu lah saya mencoba menuangkan gagasan ataupun pendapat saya tentang film di blog multiply itu. Ya, sebagai apresiasi juga saya iseng bikin award sendiri BLACKWHITE MOVIE AWARD yang sudah berlangsung sejak 2008. Temen-temen sih bilang, katanya saya tuh asyik di dunianya sendiri, ah bagi saya yang penting nggak ngerugiin orang lain dan masih tetap bisa juga menjalin hubungan sosial dengan baik. Iya ga?

Film Indonesia fav 1

     Tahun berganti tahun, film Indonesia mulai menunjukkan peningkatan baik kualitas maupun kuantitas. Saya pun makin jatuh cinta. Kegilaan itu makin menjadi kala saya harus merantau ke Bandung untuk kuliah dan pergi dari kota tercinta yang tidak ada bioskop, Sukabumi. Sebenarnya sempat ada sih, tapi nggak lama. Yang saya inget, pertama dan terakhir kali saya nonton di bioskop Sukabumi adalah film 30 Hari Mencari Cinta.

     Fasilitas internet kampus yang memadai dan kebiasaan saya begadang, bikin saya semangat nulis tentang film di blog. Yess, I am blogger. Hehhehe.. iya gitu? Wkwkwkwk… pokoknya saat itu saya cuman nulis aja, nggak tahu ada komunitas blogger, nggak peduli ada yang baca apa engga, nggak peduli dikomen apa engga.

     Seiring berkembangnya pengetahuan saya tentang perfilman, rupanya pikiran tadi harus diubah. Film membutuhkan review dari kacamata penonton. Atas dasar itulah saya bikin blog baru di wordpress yang isinya sebagian besar tentang review film dan mulai di share ke beberapa teman untuk dibaca dan berharap bisa menjadi acuan untuk memutuskan menonton fiilm atau tidak, dan saya berusaha mereview senetral mungkin meski pasti tetap subjektif.

Film Indonesia fav 2

     Kini, di saat media sosial tengah mencapai puncak kejayaannya, blog juga tidak bisa dilepaskan dari itu. Rupanya semakin banyak blogger yang juga asyik mereview film. Di antara mereka ada yang memang seperti saya, personal menuliskan pengalaman menonton tanpa dibebani oleh target apapun, ada pula yang memang menjadi tanggung jawab pekerjaannya. Apapun itu, saya selalu menyambut baik siapapun yang mendukung perfilman nasional.

     Adalah beberapa blogger di Jakarta yang bergabung dan mendeklarasikan diri dalam komunitas KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia). Alhamdulillah saya pun bisa berkenalan dengan komunitas ini meski masih sebatas dunia maya. Sejauh ini sich, kegiatannya masih terpusat di Jakarta, untuk KOPI Bandung sendiri baru sekali mengadakan kegiatan apresiasi yakni saat nonton film I am Hope Februari 2016 lalu. Sebetulnya KOPI ini tidak hanya fokus pada perfilman saja tapi juga wisata dan budaya Indonesia dengan berbasis good news. Nah, untuk lebih jelasnya silakan cek gambar deklarasi kopi di bawah ini ya.

deklarasi kopi

     KOPI memang bukan satu-satunya komunitas yang peduli terhadap film nasional. Banyak juga yang lainnya. Namun karena KOPI ini adalah kumpulan para blogger, sehingga menjadikan blogger bagian tak terpisahkan dari film itu sendiri. Karena apalah artinya sebuah karya tanpa ada penikmatnya, apalah artinya sebuah film tanpa ada penontonnya. Harapan saya terhadap KOPI ini semoga komunitas ini senantiasa konsisten mendukung perfilman nasional dengan tetap senantiasa meningkatkan kemampuan apresiasinya sehingga tulisan yang dihasilkan memiliki daya analitik dan sentuhan personal yang kuat bukan hanya menampilkan informasi umum yang dengan mudah didapat di situs lain.

Yach, demikianlah, makin eksis saja ya blogger. Gabung KOPI yuk?

Iklan