Tag

, , , ,


    Perkembangan teknologi dari waktu ke waktu memang kian pesat. Hal ini menuntut manusia dan struktur sosialnya harus mampu cepat beradaptasi jika tidak ingin kalah bersaing. Terutama bagi mereka yang bergerak dalam bisnis untuk mencari profit. Perusahaan transportasi misalnya. Sebagai contoh, jika anda berkunjung ke kota Jakarta, maka seluruh koridor TransJakarta sudah menggunakan teknologi kartu untuk pembayarannya tidak ada lagi uang tunai. Hal ini tentunya mempercepat proses antrian, karena dapat mengurangi waktu bagi mereka yang memerlukan uang kembalian.

    Di Kota tempat saya tinggal saat ini, Bandung, memang transportasi semacam Busway masih digalakkan melalui Trans Metro Bandung meski beberapa halte nya sudah selesai dibangun. Lalu jika ingin bepergian di Kota Bandung, transportasi apa? Angkot? Bisa jadi, tapi tidak semua jalan dilewati oleh angkot dan banyak rute yang muter-muter, alih-alih akan lama dalam perjalanan. Ojek? Yach mesti ke pangkalan, memang sekarang ada ojek online. Yach sedikit banyak bisa jadi solusi. Tapi bagaimana kalau hujan? Jawabannya pasti Taksi. Telepon call center? Yach, manusia zaman sekarang jarang yang punya stok pulsa larinya ke paket data. Lalu? Yach kalau bisa ada taksi online. Tenang di Bandung sudah ada kok. Cekidot!!


    Tadi siang di Saka Bistro & Bar, Setiabudhi Bandung, baru saja perusahaan transportasi Blue Bird meluncurkan aplikasi My Blue Bird. Tuh kan? Blue Bird ngerti banget kebutuhan kita yang mau pesen taksi tapi males telepon call center. Heheh. Pastinya buat kamu yang masih setia naik angkutan umum untuk pergi kemana-mana di Kota Bandung khususnya, maka aplikasi My Blue Bird cocok berada di home screen hape kamu. Lalu gimana langkahnya? Sebetulnya gampang sich, tinggal download, klik, order, maka taksi akan segera datang ke tempatmu. Yach, tapi biar lebih rinci ikuti saja langkah sederhana saya ya (baru download pas acara tadi sich, sekalian live tweet, eh terpilih donk dari 6 blogger yang beruntung dan dapet powerbank, hm…padahal ngiler hadiah yang voucher nginep di hotel, berhubung powerbank udah seabreg, heheh, tapi tetap disyukuri, Alhamdulillah)

Download Yuk My Blue Bird

1. Buka Google Play (bisa juga Apple Store dan Blackberry App World), berhubung saya penggemar setia Android, jadi ini langkah-langkah bagi mereka pengguna Android ya.
2. Ketik kata kunci “My Blue Bird”
3. Kalau udah ketemu, pilih Install ya.

Screenshot_2015-12-16-11-10-34
4. Jangan lupa klik dulu Accept,

Screenshot_2015-12-16-11-10-47
5. Tunggu hingga selesai, nggak lama kok, ukurannya juga ringan cuman 3,41MB

Screenshot_2015-12-16-11-11-12
6. Selesai kan? Buka langsung aplikasinya

Screenshot_2015-12-16-11-12-23
7. Biasa, suka ada end-user agreement, tapi jarang dibaca sich, apalagi bahasa Inggris, langsung aja klik Accept

Screenshot_2015-12-16-11-12-45 Screenshot_2015-12-16-11-12-51

8. Pilih kota. Saya Bandung ya.

Screenshot_2015-12-16-11-13-08
9. Masukin No Hp, tapi yang aktif ya, soalnya buat kirim kode verifikasi

Screenshot_2015-12-16-11-13-30
10. Nah kalo udah ada kodenya, masukin aja

Screenshot_2015-12-16-11-14-19
11. Isi nama, tanggal lahir dan email

Screenshot_2015-12-16-11-14-53
12. Aplikasi siap digunakan

Screenshot_2015-12-16-11-15-12

Lalu apa bedanya dengan reservasi manual? Jelas reservasi melalui My Blue Bird banyak kelebihan nya, apa aja?

1. Kamu bakal tahu secara persis keberadaan taksi yang dipesan, nomor taksi juga identitas pengemudinya. Jadinya kamu akan lebih dekat dengan pengemudinya. Upz, kalau kata ayah Pidi Baiq sich, kalau penumpang cewek enak jadi pasangan? Lha kok? Ya udah ntar usulin aja ke Blue Bird adain pengemudi cewek ya mirip-mirip Raline Shah atau minimal Raisa lah, pasti saya kemana-mana pesen blue bird. Hehehe

2. Kamu juga bakal bisa ngitung estimasi waktu taksi datang ke tempat kamu. Kenapa? Yach karena bantuan peta digital di aplikasi ini jadinya kamu bisa merencanakan pejalanan yang aman dan akurat. Nah, klo supirnya Raisa mending nggak usah turun, keliling Bandung aja, terus ajak selfie. Apalagi selfie di taksi blue bird bisa ke Hongkong lho.

3. Kamu juga bisa tahu estimasi biayanya. Jadinya kan dengan duit pas – pasan di kantong,kamu bisa coba-coba cek ongkos taksi di aplikasi ini. Yach klo duitnya cukup, pesen. Kalo enggak?  –Lumayan kan buat mahasiswa yang kemalaman karena bimbingan skripsi nggak kelar-kelar.

4. Kamu juga bisa call driver lho. Jadi klo taksi belum datang, nggak perlu telepon call center, bakal lama dan ribet, kayak birokrasi pemerintahan. Hubungi pengemudinya aja, tapi tenang jangan khawatir data kamu aman kok. Nomor hape kamu nggak akan muncul di perangkat mobile data terminal yang ada di dalam taksi.

    Nah keren kan? Udah nggak perlu ribet telepon call center lagi kalau mau pesen taksi. Buang-buang pulsa aja. Hhahahah. Hayo download! Saya sich udah download tinggal nyoba pesen, mumpung ada voucher 100rb dari blue bird, kira-kira kemana ya biaya taksi seratus ribueun, eh kan ada aplikasi, ntar ah dicoba mudah-mudahan beneran ada Raisa. #MyBlueBird

IMG20151216114538

Bpk. Sigit P. Djokosoetomo (Tengah berbaju biru) sedang melakukan simulasi pemesanan taksi melalui MyBlueBird.

Iklan