Tag

, , , ,


     Satu-satunya alasan saya nonton film ini adalah karena pemeran utama film ini menggunakan nama saya. Raja! Yupz, meski mungkin nama Raja bisa jadi pasaran, tapi saya tetap merasa diapresiasi oleh film ini. Terimakasih Pak Parwez! Heheheh.

     Starvision adalah rumah produksi yang bikin film ini. Setiap bulan Starvision selalu ada film yang tayang di bioskop. Selanjutnya saya tidak akan terlalu detail membahas unsur-unsur pemeranan dan teknis film buatan Starvision. Pada hakikatnya film Starvision memang diniatkan untuk hiburan dan menggaet penonton, satu-satunya yang memiliki kualitas baik adalah film AIR & API: SI JAGO MERAH 2 dan meraih piala terpuji Festival Film Bandung 2015 kategori Penata Musik Terpuji. Dalam Tiger Boy ini, saya akan lebih membahas isi dalam film ini dan bagaimana sosok Raja? Apakah sama dengan sosok Raja ala diri saya sendiri? Well, mari kita saksikan.

    Film ini bercerita tentang seorang manusia harimau bernama Raja (Stefan William), dan nama itu diberikan oleh Kanya (Irish Bella). Sejak kecil raja tinggal di hutan dan suatu ketika bertemu Kanya saat Kanya dan keluarganya berlibur di sebuah villa di kaki gunung salak tempat Raja tinggal. Tentunya persahabatan mereka di tolak oleh semuanya karena dikhawatirkan berbahaya bagi keselamatan Kanya. Dan mereka berpisah, dan Starvision memberi kejutan dengan lagu temanya.

    “Bila memang harus terpisah aku akan tetap setia, bila memang ini ujungnya kau kan tetap ada di dalam jiwa

     Gila, saya yang lagi demen-demen nya sama lagu Isyana ini seakan diberikan kado terbaik dan membuat film Tiger Boy menjadi lebih mewah.

BERBEDA ITU TIDAK MUDAH NAMUN INDAH

Menjadi berbeda (padahal belum tentu salah) di lingkungan yang umum itu sangat tidak mudah. Namun akan menjadi indah jika ada seseorang yang dengan setia mampu menerima perbedaan kita. Kanya mampu menerima sosok Raja, meski ia dimusuhi oleh seluruh warganya. Berkaca pada diri saya sendiri, menurut teman-teman dekat saya, saya ini orangnya berbeda, baik dari segi tingkah laku atau pemikiran dan atau penampilan. Ada beberapa orang yang menyebut saya kreatif ada juga yang menyebut kurang kerjaan. Tapi nggak perlu saya sebutkan disini ya contoh kegilaan saya. Heheheh. Kanya dengan sabar mengajari Raja agar ia bisa diterima sekaligus membuktikan bahwa Raja adalah manusia baik. Melting sama Kanya nih, tapi akankah usaha Kanya berhasil?

TERASING, TAK DIANGGAP lalu BERONTAK

Manusia memiliki batas sabar, yang saya sendiri tidak tahu batasnya sampai berapa lintang utara atau berapa derajat bujur timur. Bayangkan saja seorang Raja yang terasing, tak dianggap tiba-tiba bertemu dengan seorang Kanya, pastinya kepercayaan itu betul-betul Raja persembahkan hanya untuk Kanya. Namun Raja juga kesal dengan Todi (Maxime Boutier) yang selalu berusaha menghalang-halangi hubungannya dengan Kanya. And then saat acara pasar rakyat, Raja berontak dan berkelahi dengan Todi dan berimbas pada ditembaknya Raja oleh polisi. Namun Raja baik-baik saja, tapi malah Kanya yang jatuh pingsan. Lalu Raja pun membawa Kanya ke tempat nya di sebuah hutan yang memang dilarang masuk. Sulit memang terasing selalu dipandang sebelah mata dan seakan-akan salah selamanya.

DIBANGKITKAN lalu DIABAIKAN

Bagaimana yach perasaan seseorang yang terasing jiwanya, lalu menemukan sosok yang mampu membangkitkan gairah hidupnya, lalu setelah nyaman, perasaan itu diabaikan? Dan itu terjadi pada seorang Raja. Memang tanpa sebab dan latar belakang yang kuat ia menaruh hati dan kepercayaannya pada seorang Kanya. Namun itu memang alami, perasaan cinta dan sayang tak butuh tipu daya, ia bisa hadir pada siapa yang ia kehendaki. Raja yang sepertinya jatuh hati pada Kanya, namun ia tidak bisa berkata-kata, hanya bisa mengaum. Namun setelah terjadi peristiwa penembakan oleh polisi tersebut Kanya memutuskan Raja untuk tidak lagi bersamanya.

Tak bisa tuk teruskan, dunia kita berbeda.” Kembali lagu Isyana buat film ini jadi mewah.

Bisa dibayangkan bagaimana rapuhnya seorang Raja? Meski ia manusia harimau ia pun punya hati yang jika dilukai kebanggaannya tidak selamanya ia kuat. Meski maksud Kanya baik, karena khawatir jika Raja tetap bersamanya, ia akan ditangkap warga dan polisi. Namun begitu tetap saja, perpisahan akan selalu menyisakan pedih dan luka yang mendalam.
Akhirnya Kanya pun memutuskan untuk pulang ke Jakarta dan Raja ditangkap polisi. Berakhir kah kisah mereka?

SEPERTI “PK”

Anda tahu film Bollywoood yang sempat booming tahun lalu dan terlaris sepanjang masa di India? Yupz PK! Film ini menceritakan sosok manusia alien yang turun ke bumi hingga akhirnya jatuh cinta pada wanita di bumi, dan setelah berakhir kisahnya wanita tersebut menuliskannya dalam sebuah novel berjudul PK. Persis sama, Kanya yang memutuskan pulang ke Jakarta akhirnya berhasil menyelesaikan novelnya yang diberi judul “TIGER BOY”. Acara launching novel ini pun berantakan, dan membuka rahasia dibalik kematiannya ayahnya Kanya sekaligus menunjukkan siapa sesungguhnya Todi dan ayahnya (Jeremy Thomas). Plot memang ditwist berbeda dari PK dan baru pada paruh terakhir saya cukup menikmati plot yang memang terlihat ciri khas sang sutradara Nayato Fio Nuala.

Kondisi Kanya melemah, dan kata dokter harus bersama dengan orang yang bisa membuatnya nyaman. Skenario ini memang klasik dan basi, tapi memang tidak salah, secara psikologis orang yang tidak diberikan kebebasan seperti Kanya (dikekang oleh ayahnya) cenderung terguncang. – Heheheh, pengamat film sok-sok an bicara psikologis nih – . Dan pasti bisa ditebak Kanya harus bersama Raja yang juga jiwanya sedang rapuh. Kanya kembali ke villa bertemu Raja, eh tapi bukannya Raja ditangkap polisi. Yach, mungkin belum ada undang-undang yang berhak memenjarakan seorang manusia harimau, jadinya ia mungkin cuman diberi penyuluhan saja d kantor desa. Saat Raja dan Kanya melepas rindu, tiba-tiba kedatangan Todi dan berusaha menghajarnya. Anehnya tiba-tiba Raja melemah, mungkin kekuatannya sirna sementara oleh ketulusan cinta Kanya. Hampir saja Raja terbunuh, and surprise….Door suara tembakan datang dari Abidzar (Ferry Salim) yang mana dia adalah ayahnya Raja.

PENOLAKAN

Kebayang nggak? Seorang Raja yang tak pernah mengenal sosok ayahnya, tak pernah mendapat kasih sayang ayahnya, lalu tiba-tiba dengan tak terduga datang dan muncul. Sulit bagi seorang Raja untuk menerima, ia pun lari dan kabur. Semua berkecamuk dalam diri Raja, sedih, senang, marah, rindu apapun lah yang jelas jadi es campur. Disinilah peran seorang Kanya diperlukan. Kanya terus membujuknya dengan halus agar Raja bisa menerima ayah kandungnya. Dan tak terduga, Kanya bilang “Raja, aku sayang kamu”.

A..ku…juga…saya..ng..sama…kamu, Kanya”, well Raja akhirnya bisa berbicara manusia dan mengungkapkan perasaannya.

Ternyata tak perlu sosok yang sempurna untuk menjadi partner kita, cukup dia yang tulus dan menjadikan kita merasa sempurna. Sebenarnya pingin mewek, tapi apa daya selain malu oleh 4 cewek anak SMA yang menemani nonton di XXI BTC Studio 5 pukul 12.45 WIB pada hari perdana tayang, Kamis 15 Oktober ini, juga karena memang kurang dramatik.

tiger-boy-new-poster

Berhubung tiketnya lupa nyimpen, jadi pake poster nya saja dari kapanlagi.com

Tiger Boy mengajarkan kita bahwa ketulusan tidak melihat apapun selain hati. Kanya membuktikan itu yang setia pada Raja hingga akhirnya Raja merasa dicintai penuh sebagai manusia meski harus mengalami pergolakan batin yang rumit.

Tak pernah terbayang akan jadi seperti ini pada akhirnya, semua waktu yang pernah kita lewati bersama nyata hilang dan sirna

Dan di ending film, lantunan utuh Isyana Sarasvati, Tetap Dalam Jiwa mengalun indah sekaligus menemani derap langkah kaki seorang Raja keluar bioskop.

Iklan