Tag

, , , ,


Disini kau dan aku terbiasa bersama menjalani kasih sayang bahagia ku denganmu
Pernahkah kau menguntai hari paling indah kuukir nama kita berdua disini surga kita

     Ayo siapa yang tahu penggalan lirik di atas soundtrack dari film apa? Bagi kalian yang remaja pada masa film itu tayang pasti tahu. Yupz Heart! Film yang tayang sekitar tahun 2006 yang disutradarai oleh Hanny R. Saputra. Lalu ada apa dengan film Heart? Kamu punya cerita dengan film ini? Kalau saya sich punya, cekidot yuk.

Tahun 2006 adalah tahun dimana saya memakai seragam putih abu-abu. Yach orang bilang lagi masa-masanya cinta-cintaan, makanya sangat wajar jika film yang dibintangi Acha Septriasa, Irwansyah dan Nirina Zubir begitu membekas di hati saya hingga saat ini.

Film ini yang menjadi awal mula ketertarikan saya terhadap seorang Acha Septriasa. Memang aktingnya di film ini masih “bingung”, saya masih belum bisa bedakan ketika Acha menangis dan tertawa. Semuanya sama saja. Film yang bikin nangis bombay ini hampir seluruh scene nya masih saya ingat. Maklum film ini memang sederhana tapi menonjolkan 3 tokoh utamanya dengan sempurna. Yang paling memorable adalah saat Irwansyah (setelah besar) bisa manjat ke atas pohon dan baru tahu apa yang ditulis oleh Nirina Zubir. Ternyata selama ini Nirina memendam perasaan terhadap Irwansyah, and well u know Irwansyah menyukai Acha Septriasa dan malah selalu curhat sama Nirina, kebayang kan gimana perasaan Nirina saat itu? Wajar jika ia diganjar piala citra sebagai pemeran utama wanita terbaik Festival Film Indonesia 2006 sebagai buah kemampuannya menahan perasaan yang begitu dalam bertahun-tahun. Heheheh

Heart ini membawa saya untuk bermimpi sederhana? Apa itu? Sederhana saja, saya ingin ketemu dan berfoto bareng Acha Septriasa. Tapi saya sadar siapalah saya, cuman anak daerah dari Sukabumi yang jika nonton aja harus pergi ke Tajur (Bogor) naik kereta karena di Sukabumi nggak ada bioskop. Namun cita-cita itu terus saya pegang, alhasil setiap ada film baru dari seorang Acha Septriasa. Mulai Love is Cinta, Menebus Impian, Test Pack, Love Story semua tidak terlewat dengan membawa mimpi dalam diri suatu saat saya bisa bertemu dan berfoto dengan Acha Septriasa.

Tahun-tahun berlalu nyatanya impian hanyalah impian, yach bagaimana bisa terwujud, wong saya tidak melakukan usaha apapun, tidak sengaja main ke Jakarta, atau cek kegiatannya terus datangin dimana ia berada, saya hanya nonton filmnya saja di bioskop tapi saya tetap berkeyakinan Tuhan bisa memenuhi impian saya. Masa iya sich, Tuhan mempertemukan Adam & Hawa yang berpisah berjauhan dan lama aja, Dia sanggup, masa hanya untuk mempertemukan saya dengan Acha, Tuhan nggak sanggup, padahal cuman terhalang layar bioskop.

Hari terus berlalu, saya dengan kegiatan saya dan Acha dengan kegiatannnya sendiri. Jadi inget lagunya Project Pop, pacarku superstar “Dia berada jauh disana dan aku di rumah memandang kagum pada dirinya dalam layar kaca, apakah mungkin seorang biasa menadi pacar seorang superstar.” Rupanya, Tuhan mulai bosan juga dengan doa-doaku yang tak pernah putus untuk bertemu dengan Acha Septriasa. Well, akhirnya saya dan Acha bertemu di Musuem Sri Baduga Banung mei 2015 lalu? Kok bisa?

Dalam sebuah acara talkshow & diskusi pemutaran film omnibus yang diselenggarakan oleh Forum Film Bandung bekerja sama dengan Ruang Film Bandung, saya dipercaya menjadi MC dan Moderator acara tersebut, dan kalian wajib tahu salah satu bintang tamunya adalah Acha Septriasa. Wow, nggak kebayang dong, udah nunggu kurang lebih 9 tahun, akhirnya Tuhan ngasih jawabannya. Aslinya speechless. Selanjutnya biar foto-foto di bawah ini yang berbicara bagaimana perasaan saya.

IMG-20151002-WA0003

Saya Raja BlackWhite (kiri) sebagai moderator dalam sesi tanya jawab bersama Acha Septriasa

IMG_20150506_185726

Ini saat saya MC cuman jarak satu penggaris 30 cm, dimana 9 tahun lalu rasanya tidak mungkin

IMG-20151002-WA0006

Seru pokoknya ngobrol bareng acha Septriasa

     Pada akhirnya saya percaya inspirasi bisa datang dari mana aja, dan keberanian bermimpi. Bermimpi yang sederhana. Dan HEART telah mengajarkan saya untuk berani bermimpi meski untuk hal-hal kecil dan terlihat nggak penting. I LOVE U HEART.


Postingan ini diikutsertakan dalam Evrinasp Second Giveaway What Movie Are U

x4_____slide-giveaway1

Iklan