Tag

, , , , , , , , , , , , ,


Selamat tinggal 2014 and Assalamualaikum 2015. Buat saya tahun 2014 adalah tahun yang paling bersejarah bagi perfilman Indonesia. Kenapa demikian, banyak yang terjadi di tahun ini, mulai dari penyelenggaraan Festival Film Indonesia yang menurut saya terbaik sejak 2004 meski bukan tanpa kekurangan, kembalinya “Cinta” ke layar lebar hingga tertendangnya genre horror di 10 film terlaris Indonesia versi filmindonesia.org

Berapa jumlah film Indonesia yang kawan tonton selama tahun 2014? Jika pertanyaan itu diberikan kepada saya maka, saya sudah nonton 63 film dimulai dari Pukulan Maut berakhir di Assalamualaikum Beijing. Disini saya akan share 14 Film Indonesia Terbaik versi Raja BlackWhite yang memberikan pengalaman menonton luar biasa, dan juga tidak melupakan aspek teknis produksinya. Pasti akan ada pro kontra. Sebelum itu, kita flashback dulu ke tahun 2013, 13 Film Indonesia Terbaik 2013

  1. SOEKARNO
  2. BELENGGU
  3. SOKOLA RIMBA
  4. YANG TIDAK DIBICARAKAN KETIKA MEMBICARAKAN CINTA
  5. DEAD MINE
  6. GENDING SRIWIJAYA
  7. KISAH 3 TITIK
  8. 308
  9. RECTOVERSO
  10. 3SUM
  11. 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA
  12. 9 SUMMERS 10 AUTUMS
  13. MADRE

and cekidot 14 Film Indonesia Terbaik 2014

14. SEBELUM PAGI TERULANG KEMBALI

Bercerita tentang sebuah keluarga dengan dilematika masing-masing dimana korupsi menjadi faktor utama cerita di film ini. Yang perlu diapresiasi dari film ini adalah cerita yang memiliki banyak pesan moral, salah satunya dalam hal korupsi apakah ketika kita tahu seseorang melakukan korupsi akan terlibat, mencegah atau mendiamkannya. Didukung oleh para pemain berkualitas seperti Alex Komang, Nungki Kusumastuti, Adinia Wirasti, Ibnu Jamil, Fauzi Baadila, Ringgo Agus Rahman dll, film ini layak berada di posisi 14.

13. STREET SOCIETY

Sekilas memang mirip Fast & Furious. Mengandalkan mobil mewah sebagai artistik film. Yang bagus dari film ini cerita yang penuh twist bagi saya, apalagi Chelsea Islan, dipadu juga dengan musik dan sinematografi yang cukup bagus. Cukup untuk membuat Street Society bertengger di posisi 13

12. PUKULAN MAUT

Mungkin terdengar aneh, karena jarang sekali saya memasukkan film karya Nayato Fio Nuala ke deretan film terbaik, tapi untuk Pukulan Maut beda. Action baku hantam, cukup memorable, ya mungkin bisa jadi karena ini film action yang saya tonton pertama kali di 2014 sebelum The Raid 2 dan Killers tayang. Maxime Boutier juga menunjukkan performa yang luar biasa. Didukung pula dengan cerita yang cukup apik, Pukulan Maut pantas ada di posisi 12.

11. TABULA RASA

Mengangkat hal yang biasa dan sederhana ke layar lebar menjadikan film ini luar biasa. Tabula Rasa berhasil menyuguhkan sisi kehidupan dengan latar belakang kuliner khas Indonesia. Konfliknya pun sederhana namun dapat dinikmati dengan mudah oleh saya. Setelah nonton film ini pastinya saya langsung lari ke warung padang belakang BTC, hal ini yang membuat Tabula Rasa layak ada di deretan 14 Film Indonesia Terbak 2014

10. SUPERNOVA

Sebetulnya saya tidak ingin memasukkan film ini ke dalam list. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, film-film produksi Soraya Intercine Film meski box office belum mampu memberikan pengalaman yang gimana gitu. Namun dalam Supernova betul-betul memberikan pengalaman yang membingungkan, toh ini juga pengalaman meski pada akhirnya saya bisa mengambil kesimpulan sendiri karena saya tidak baca bukunya. Untungnya visualisasi yang keren dari film ini membantu Supernova menaikkan peringkat hingga akhirnya bertengger di posisi 10.

2015-01-06-15-26-47_deco

9. 7 HARI 24 JAM

Dian Sastrowardoyo kembali ke layar lebar. Berduet dengan Lukman Sardi, film komedi romantis ini karya Fajar Nugros ini cukup membuat saya ketawa selama menonton. Kerinduan saya akan akting Dian Sastro, dan 7 Hari 24 Jam mampu mengobati rasa rindu itu, maka sudah sewajarnya film ini ada di deretan 9

8. 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA PART 2

Tahun lalu, part pertama film ini ada di posisi 11, tahun ini bagian keduanya bertengger di posisi 8. Konflik yang hadir lebih seru dan terjalin dengan baik. Acha Septriasa yang pada part 1 kurang tampil gemilang karena tertutup akting Raline Shah yang cemerlang, di part 2 ini Acha tampil lebih spektakuler bersama Abimana Aryasatya. Sinematografinya pun digarap dengan cukup baik apalagi skenarionya tampil dengan apik

7. THE RAID 2: BERANDAL

Rasanya tidak ada alasan untuk tidak memasukkan film ini ke dalam deretan. The Raid 2 ini berkembang cukup pesat dari departemen cerita, casting dan koreografi dibanding yang pertama. Kejutan terbesar datang dari Arifin Putra yang sangat berhasil memerankan perannya dengan baik. Bertabur karakter-karakter unik termasuk di dalamnya Hammer Girl, Julie Estelle, film ini layak ada di daftar 7

6. MERRY RIANA (MIMPI SEJUTA DOLLAR)

Lompatan jauh akting Chelsea Islan, serta penulisan skenario dari Titien Wattimena dan Rahabi Mandra adalah nilai plus dari film ini. Inspiratif, menarik dan romantis, karenanya Merry Riana layak di posisi 6

Memasuki 5 besar, semakin sulit saja. Lalu apa 5 film lagi yang akan berada di puncak???

5. ASSALAMUALAIKUM BEIJING

Drama cinta religi yang tidak lebay, ditatar dengan pas, eksekusi yang lebih cermat dari Guntur Soeharjanto serta Laudya Cinthya Bella yang berhasil mencuri perhatian saya. So, saya apresiasi film ini di peringkat 5

2015-01-06-15-36-37_deco

4. CAHAYA DARI TIMUR: BETA MALUKU

Merinding, haru, bahagia pokoknya campur aduk. Bukan sepak bola biasa, M. Irfan Ramli dan Swastika Nohara mampu membuat rajutan skenario dengan apik dari berbagai konflik yang ada. Dan untuk pertama kalinya satu film ini diganjar oleh 3 penghargaan tertinggi sekaligus, Film Terbaik Festival Film Indonesia 2014, Film Terpilih Anugerah Piala Maya 2014 dan Film Pilihan Tempo 2014, maka film ini pun layak ada di posisi 4

2015-01-06-17-24-00_deco

3. HIJRAH CINTA

Tidak cerewet dan tidak menggurui, Ust. Uje (Alm) dan istrinya Pipik Dian Irawati digambarkan oleh Indra Gunawan dengan manusiawi. Ah yang bikin nangis adegan pas ceramah jumat pertama kali, pokoknya Alfie Affandy dan Revalina S. Temat berhasil membuat film ini ada di posisi 3.

2015-01-06-17-24-51_deco

2. KILLERS

Tidak ada film yang paling berkesan di tahun 2014 selain film action thriler ini. Twist ceritanya banyak, pokoknya gila, pingin muntah, berdarah-darahnya asyik lebih dari Rumah Dara yang dibesut oleh sutradara yang sama Mo Brothers. Lalu kenapa film ini tidak di posisi 1 malah runner up. Mungkin jika tidak ada satu film yang tayang di bulan Desember, Killers akan menjadi jawara. Lalu siapa yang berhasil mencuri perhatian saya? Cekidot

2015-01-06-17-55-15_deco

1. PENDEKAR TONGKAT EMAS

Kenapa saya memilih PTE, di posisi puncak? Pertama keseriusan para sineas menggarap genre ini sangat perlu diapresiasi, hasilnya pun nyaris sempurna. Cerita, Musik, Pesan Moral , sempurna. Di saat film lain bangga dengan latar Singapura, Beijing bahkan Eropa, PTE cukup menghadirkan salah satu lokasi asli Indonesia Sumba, pokoknya jempol banget buat film ini dan selamat Pendekar Tongkat Emas sebagai posisi puncak di 14 Film Indonesia Terbaik 2014.

Nantikan di post selanjutnya

14 Sutradara Terbaik 2014

14 Aktor Terbaik 2014

14 Aktris Terbaik 2014

14 Soundtrack Terbaik 2014

Iklan